55 pengelola jurnal Mengikuti Roadshow DOAJ (Directory of Open Access Journal) dan Workshop akreditasi jurnal nasional di Gorontalo

Gorontalo, Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Daerah Gorontalo pada hari sabtu (14/09/2019) menginisiasi Roadshow DOAJ (Directory of Open Access Journal) dan Workshop akreditasi jurnal nasional. Kegiatan ini dibuka langsung oleh rektor IAIN Sultan Amia, Dr. Lahaji Haedar, M.Ag kegiatan ini diikuti sebanyak 55 pengelola jurnal dari berbagai daerah sangat antusias dalam mengikuti kegiatan yang bertempat Aula Fakultas Ilmu Tarbiah, IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Peserta dan Instruktur Roadshow DOAJ Workshop di Gorontalo

Kegiatan Relawan Jurnal Indonesia (RJI) ini merupakan rangkaian kegiatan dari Rodshow RJI yang secara rutin dilakukan berbagai daerah untuk mendorong jurnal-jurnal Indonesia khususnya daerah provinsi Gorontalo untuk dapat meningkatkan kualitas jurnal dari segi indeksasi dalam hal ini indeksasi DOAJ. DOAJ sendiri merupakan pengindeks internasional tipe menengah setelah jurnal terindeks google scholar yang merupakan pengindeks internasional tipe rendah. Ketua RJI Korda Gorontalo, Muh. Firyal Akbar, S.IP., M.Si berharap bahwa dalam kegiatan Roadshow DOAJ yang dilaksanakan di IAIN Sultan Amai ini, ada beberapa jurnal yang dapat apply langsung pada indeksasi DOAJ dan jurnal-jurnal yang belum bisa apply dapat memperbaiki kebijakan dan manejemen jurnal yang perlu dikuasai dan diterapkan oleh masing-masing jurnal.

Materi DOAJ yang di sampaikan oleh Swasti Maharani

Dr. Lahaji Haedar, M.Ag dalam sambutan dan sekaligus pembukaan mengutarakan harapnya agar jurnal-jurnal di gorontalo khususnya jurnal yang berada di IAIN Sultan Amai dapat terindeks DOAJ, hal ini agar jurnal-jurnal yang berada di gorontalo dapat bersaing bukan hanya level nasional namun juga international. Rektor IAIN Gorontalo juga sangat mengapresiasi Relawan Jurnal Indonesia khususnya RJI Korda Gorontalo yang telah mempercayakan IAIN Sultan Amai dalam penyelenggaraan Kegiatan Roadshow DOAJ ini, dan berharap akan semakin banyak kegiatan yang akan dikerjasamakan nantinya dengan RJI dan beliau siap untuk mendukung kegiatan tersebut.Dalam hal indeksasi oleh DOAJ, Swasti Maharani, sebagai Associate Editor DOAJ untuk Indonesia mengatakan bahwa ada dua hal yang perlu diperhatikan agar jurnal yang dikelola dapat terindeks DOAJ (1) mengisi form dengan sesuai, (2) tidak updatenya editor jurnal terhadap respon DOAJ.

Menurut Swasti Maharani, Associate Editor DOAJ “Banyak sekali jurnal-jurnal di Indonesia yang mendaftarkan diri ke DOAJ namun di tolek dengan alasan yang sepele, yaitu apa yang diminta pada form namun yang diberi tidak sesuai dengan form. Hal ini merupakan hal yang mendasar namun banyak jurnal yang tidak mengisi dengan benar yang mengakibatkan jurnalnya tertolak oleh DOAJ. Hal kedua yang merupakan hal yang paling simple adalah tidak updatenya editor jurnal terhadap respon DOAJ, menurut swasti maharani bahwa DOAJ dalam melakukan penilaian sering melakukan konfirmasi terhadap jurnal yang sedang dinilai terkait data yang dibutuhkan, namun waktu yang diberikan amatlah singkat yakni 1 hari sedangkan respon dari editor jurnal bisa berhari-hari dan inilah asalan penolakan dari DOAJ”.

Selain materi terkait DOAJ, RJI Korda Gorontalo juga memberikan materi terkait manajemen penerbitan artikel, pendaftaran dan setting DOI dan kesiapan manajemen jurnal menuju akreditasi jurnal nasional. Dalam sambutanya juga ketua RJI Korda Gorontalo, Muh. Firyal Akbar, S.IP., M.Si menyampaikan bahwa tahun 2020 harus ada sekitar 50% jurnal-junal di gorontalo yang dapat Terakreditasi Nasional, hal ini merupakan tantang tersendiri bagi RJI Korda Gorontalo dan pengelola jurnal di Gorontalo.

Menurut Gilang Ramadan, “Manajemen penerbitan artikel merupakan sebuah langkah awal dalam meningkatkan kualitas jurnal yang dikelola bahkan dengan manajemen yang baik pula akan publish artikel-artikel yang baik dalam segi subtansi. Sehingga manajemen penerbitan yang baik akan membah bobot penilaian saat penilaian akreditasi jurnal,” cetusnya Terkait dengan peserta yang ikut dalam Roadshow DOAJ ini hampir seluruh peserta belum pernah mengajukan indeksasi ke DOAJ, sehingga ini merupakan modal yang cukup berharga untuk mempersipkan jurnal-jurnalnya untuk siap mendaftarkan diri ke DOAJ dan meminimalisir penolakan oleh DOAJ.

Selain itu juga RJI Korda Gorontalo berharap peserta yang mengikuti Roadshow DOAJ ini dapat mengetahui trik dan dapat memperbaiki kesalah-kesalahan yang saat ini belum sesuai dengan kreteria DOAJ, sehingga seluruh jurnal dapat terindeks DOAJ dan secara bertahap masuk pada jenjang berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *